Kalkulator Tarif Freelance
Tentukan dulu uang yang ingin Anda pegang di akhir tahun. Alat ini menghitung mundur melalui pajak, biaya, dan hari-hari yang tidak akan Anda tagihkan, lalu memberi tahu berapa tarif Anda.
Yang Anda inginkan, dan biayanya
2 · Hari yang benar-benar Anda tagihkan
Semuanya dihitung di browser Anda. Tidak ada angka yang dikirim ke mana pun.
Bekerja untuk diri sendiri
Cara menetapkan tarif harian freelance
- Masukkan penghasilan yang ingin Anda pegang, dan kira-kira berapa yang diambil pajak.
- Masukkan biaya usaha tahunan Anda.
- Sebutkan berapa bagian dari setahun yang benar-benar Anda tagihkan, lalu baca tarif hariannya.
Pertanyaan umum
Kenapa tarifnya lebih tinggi daripada gaji dibagi 220?
Karena karyawan tetap dibayar saat cuti, saat sakit, dan untuk setiap jam administrasi, sementara pemberi kerja menanggung meja, perangkat lunak, asuransi, dan separuh iuran jaminan sosial. Tarif freelance harus menutup semua itu hanya dari hari-hari yang benar-benar Anda tagihkan.
Berapa porsi hari tertagih yang realistis?
Sangat sedikit orang yang bisa menagih setiap hari kerja. Antara 60 sampai 80 persen adalah angka yang lazim setelah menghitung penawaran, administrasi, pemasaran, dan belajar. Makin rendah Anda menetapkannya, makin tinggi tarif yang harus dipasang.
Sebaiknya saya menawarkan tarif harian atau tarif per jam?
Keduanya ditampilkan. Tarif harian cocok untuk pekerjaan yang dipesan dalam satuan hari penuh, tarif per jam cocok untuk pekerjaan singkat. Yang penting, mana pun yang dipakai, dikalikan jumlah hari yang benar-benar Anda tagihkan harus mencapai angka omzetnya.
Apakah alat ini tahu pajak di negara saya?
Tidak. Anda sendiri yang mengetik persentase yang diambil pajak dan iuran dari laba Anda. Kalkulator pajak penghasilan dan kalkulator gaji memuat aturan bertanggal untuk enam negara jika Anda butuh angka untuk diisi.
Alat gratis lainnya: Faktur · Pinjaman · Tabungan · Persentase · Diskon · Margin · VAT · Pajak penghasilan · Gaji · Bunga keterlambatan · Pelunasan utang · Kemampuan KPR · Titik impas